Melakukan root adalah sebuah proses untuk mengizinkan pengguna ponsel pintar,
tablet, dan piranti lain yang berjalan pada sistem operasi Android untuk mendapatkan kontrol yang lebih tinggi (dikenal dengan
"akses root") pada berbagai subsistem Android. Karena Android menggunakan kernel Linux, proses ini memberikan akses ke dalam hak administratif seperti pada
Linux atau sistem operasi yang mirip dengan Linux, seperti FreeBSD atau OS X.
Aplikasi-aplikasi ini akan membantu dan menunjang smartphone Android
yang telah dilakukan root. Bahkan untuk modifikasi Android setelah
diroot juga Anda membutuhkan aplikasi berikut ini lho. kira-kira mana
aplikasi tercanggih setelah root dan adakah aplikasi root only? Simak
berikut bahasannya.
1. Flashify
Aplikasi Flashify memang hanya diperuntukan untuk Anda yang sudah
melakukan root pada smartphone Android. Flashify, masuk ke dalam salah
satu aplikasi wajib setelah melakukan root. Pasalnya, aplikasi ini
menyodorkan fitur dimana para penggunanya mendapatkan kemudahan dalam
melakukan flash boot juga recovery.
Tak hanya itu saja, Flashify juga menyiapkan fitur Loki Patch jika Anda
membutuhkannya. Di sisi lain, aplikasi Flashify juga menyajikan fitur
otomatis untuk melakukan sinkronisasi cloud antar perangkat lainnya.
Bahkan pengguna Flashify ini mampu melakukan flash dimanapun, kapanpun
juga lho. Anda bisa melakukan flash melalui email juga dapat melakukannya
dari file explorer. Mudah dan cukup berguna bukan? Download
aplikasinya di sini.
2. Greenify
Kesal dengan baterai smartphone yang cukup menguras dan cepat lowbat?
Greenify, masuk ke dalam salah satu aplikasi wajib setelah melakukan root.
Tak jarang orang yang telah melakukan root pada Android juga mudah
kehabisan baterai dan merasa lelah untuk bolak balik melakukan charge HP.
Namun, dengan kehadiran aplikasi Greenify Anda tidak perlu khawatir dengan
smartphone Android yang mudah habis baterainya. Aplikasi ini akan membuat
baterai bertahan lama dengan mengontrol dengan fitur hibernasi.
Fitur hibernasi ini akan mematikan dan mengurangi kapasitas baterai ketika
Anda sedang tidak menggunakan HP. Bahkan Greenify juga mampu membuat HP
ataupun tablet Anda menghindar dari masalah lemot. Mau menggunakan
Greenify? Klik di sini untuk langsung download aplikasinya.
3. Quick Reboot
Aplikasi wajib setelah root kini datang dari Quick Reboot. Aplikasi ini
memang dikhususkan untuk para pengguna smartphone Android yang telah
diroot. Jika smartphone Android Anda belum melakukan root, maka Anda
tidak dapat menginstall aplikasi Quick Reboot.
Quick Reboot menyuguhkan dan menjamin dalam hal reboot yang cepat tanpa
lelet. Anda bisa memilih normal reboot ataupun Fast Reboot untuk
smartphone Android dengan sistem UI/apps. Untuk lebih aman lagi, aplikasi
Quick Reboot menyisipkan fitur Safe Mode. Anda bisa mengaktifkannya.
Tak hanya itu saja, melakukan restart dengan cepat tanpa lamban bisa
dilakukan dengan aplikasi Quick Reboot. Tertarik untuk menjajal aplikasi
wajib setelah reboot satu ini? Klik di sini untuk langsung download aplikasinya.
4. GMD GestureControl Lite
Ada lagi aplikasi yang bisa Anda gunakan setelah HP diroot, GMD
GestureControl Lite. Ini merupakan sebuah aplikasi di mana tampilan
Android Anda akan berbeda dari Android lainnya. Dengan menggunakan
aplikasi ini, pengguna bisa membuat sebuah gesture multitouch yang unik.
Jadi, para pengguna tidak perlu repot banyak klik sana-sini untuk membuka
aplikasi tertentu, cukup gerakan gesture jari saja dan aplikasi yang Anda butuhkan bisa segera terbuka dengan
sendirinya. Bagus dan unik, kan? Bisa download aplikasinya di sini.
5. Device Control
Device Control adalah aplikasi all-in-one untuk mengontrol parameter perangkat Android kamu. Aplikasi ini dapat
digunakan untuk mengontrol frekuensi prosesor, warna display/tampilan
layar, tingkat entropi, voltase input, dll.
Aplikasi ini juga bisa digunakan untuk meningkatkan performa sama baiknya
dengan memonitor sumber daya sistem. Kamu dapat meningkatkan berbagai
parameter dan opsi untuk mendapatkan performa Android yang lebih baik.
Link Download
6. Pry-Fi
Pry-Fi adalah aplikasi analisa jaringan WiFi. Wireshark nya Android lah ya kurang lebih: bisa menjadi tracker data yang melewati jaringan WiFi kamu dan juga menyembunyikan identitas
kamu dari orang iseng yang *kalau ada* sedang memonitor aktivitas WiFi
kamu.
7. Kernel Adiutor
Kernel Adiutor bisa digunakan untuk mengubah parameter kernel Android kamu. Antarmuka
nya simpel sehingga kamu dapat menyesuaikan parameter seperti frekuensi
GPU dan CPU, temperatur layar dan voltase nya, sehingga mendapatkan performa yang
diinginkan.
8. BusyBox
BusyBox adalah tool dan pustaka yang digunakan untuk mendukung command-command Linux yang dijalankan pada perangkat Android. Menginstall BusyBox akan
meng-unlock banyak fitur root lanjutan seperti kontrol dan manajemen
device yang lebih baik.
9. AZ Screen Recorder
AZ Screen Recorder bisa digunakan untuk merekam tampilan aktivitas layar Android dan
menyimpan rekamannya dalam format MP4. Bagus banget untuk membuat tutorial
atau channel YouTube, hehe.
10. TWRP Manager
TWRP Manager adalah aplikasi yang ada pada TWRP Recovery, seperti flash file zip,
membersihkan cache, mengelola file, me-wipe partisi data, dll.
PENUTUP
Semoga daftar diatas membantumu ketika kamu sedang dihadapkan dalam
berbagai situasi. Yang mana aplikasi rooted Android favorit kamu?
klick disini untuk berlangganan
klick disini untuk berlangganan












0 Comments